Home » , , » Jenis Batu Cincin : Kalimaya

Jenis Batu Cincin : Kalimaya


Untuk wilayah Indonesia, batu cincin nan indah ini banyak ditemukan di wilayah Lebak Banten. Batu permata dengan nama opal ini merupakan batu nasional Australia, karena 97% batu opal yang tersebar ke seluruh dunia berasal dari Australia. Di Indonesia sendiri batu ini lebih dikenal dengan nama batu kalimaya. Keunikan batu kalimaya adalah dapat memunculkan berbagai warna saat diberi cahaya. Warna kalimaya bervariasi, mulai dari jernih sampai putih, abu-abu, merah, jingga, kuning, hijau, biru, magenta, mawar, slat, zaitun, cokelat dan hitam. Namun yang paling langka adalah opal berwarna merah dan hitam.



Opal terbesar dan termahal di dunia bernama Olympic Australis. Opal seharga 2,5 juta USD ini ditemukan di kota tambang Coober Pedy di selatan Australia pada tahun 1956. 


Batu opal lainnya yang sangat terkenal adalah opal andamooka yang diberikan kepada Ratu Elizabeth II saat beliau pertama kali mengunjungi bagian selatan Australia. Batu dengan susunan warna yang megah ini ditemukan di kota tambang opal bersejarah di selatan Australia, yakni Andamooka.


Kalimaya sendiri di dunia internasional dikenal dengan nama black opal. Batu ini begitu populer di kalangan pecinta batu cincin Indonesia. Kalimaya banyak diburu kolektor karena diyakini dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Mungkin karena dapat memancarkan berbagai warna yang indah, sehingga akan meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Harga batu kalimaya pan beragam tergantung kelangkaan dan kualitas warna yang dimiliki. Kalimaya terbaik dapat berharga 2.500 USD per karatnya. Kalimaya atau black opal asal Banten Indonesia telah diakui keindahan dan kemegahannya di pasar permata dunia. Bagi anda para pecinta batu permata, rasanya tak lengkap jika tak memiliki batu kalimaya ini dalam daftar koleksi batu permata anda.

0 komentar:

Post a Comment